Kebersihan dan keindahan sangat berpengaruh bagi kenyamanan siswa pada saat beraktivitas terutama pada saat belajar di kelas. Tentunya untuk menciptakan kebersihan dan keindahan tersebut harus lah diadakan piket kelas.
Dengan adanya piket kelas siswa siswi akan lebih meraa nyaman pada saat belajar, siswa akan lebih focus sehingga dapat meraih prestasi yang lebih meningkat. Meskipun terkadang kesadaran siswa masih kurang untuk melaksanakan piket kelas.
Manfaat penulisan makalah ini tentunya sangat penting bagi guru sebagai sumber ajar terhadap siswa. Manfaat bagi siswa dapat dijadikan sebagai sumber penulisan karya ilmiah. Selain itu manfaat bagi masyarakat juga bisa dijadikan sebagai sumber bacaan baru.
Rumusan masalah pada makalah penulis yang berjudul “PENGARUH PIKET TERHADAP PRESTASI SISWA SMA N 15 BANDUNG” adalah sebagai berikut:
1) Bagaimana pengaruh piket kelas terhadap prestasi siswa SMA N 15 Bandung?
2) Apa permasalahan yang muncul mengenai adanya piket kelas di SMA N 15 Bandung?
3) Bagaimana meingkatkan kemauan siswa untuk melaksanakan piket kelas?
Adapun tujuan penulis pada makalah ini yang berjudul “PENGARUH PIKET TERHADAP PRESTASI SISWA SMA N 15 BANDUNG” ini adalah sebagai berikut:
1) Penulis ingin mengetahui pengaruh piket kelas terhadap prestasi siwas SMA N 15 Bandung.
2) Penulis ingin mengetahui apa saja permasalahan dengan adanya piket kelas.
3) Penulis ingin menyampaikan berbagai solusi yang dapat meningkatkan kemauan siswa SMAN 15 Bandung dalam melaksanakan piket kelas yang telah dibuat.
Masalah yang penulis akan bahas meliputi pengaruh piket kelas terhadap prestasi siswa SMAN 15 Bandung. Penulis juga akan menyampaikan mengenai pengaruh permasalahan dan solusi peningkatan kemauan siswa SMAN 15 Bandung terhadap adanya piket kelas.
Pada makalah yang berjudul “PENGARUH PIKET TERHADAP PRESTASI SISWA SMAN 15 Bandung” ini penulis menjelaskan mengenai definisi, jenis – jenis, ciri – ciri, dan fungsi dari piket.
Data – data yang akan menjadi bahan penulis pada makalah ini diambil dari berbagai sumber, diantaranya: penyebaran angket, pendapat siswa, internet, dan makalah – makalah kakak kelas mengenai piket kelas.
Metode yang digunakan penulis pada makalah yang berjudul “PENGARUH PIKET TERHADAP PRESTASI SISWA SMAN 15 BANDUNG” adalah metode deskriptif yaitu metode yang menggambarkan tentang pengaruh piket di SMAN 15 Bandung, Karena pembelajaran dikelas sangat berpengaruh pada pretasi siswa dan juga solusi untuk meningkatkan kemauan siswa dalam melaksanakan piket kelas.
Teknik yang digunakan penulis dalam makalah ini diantaranya; dengan mewawancara beberapa siswa, penyebaran angket kepada siswa, dan observasi.
Pada bagian pembahasan ini penulis akan mnguraikan tentang masalah pengaruh piket kelas terhadap prestasi siswa di SMAN 15 Bandung. Permasalahan yang muncul mengenai adanya piket kelas dan solusi untuk meningkatkan kemauan siswa dalam melaksanakan piket kelas di SMAN 15 Bandung.
Teori pada makalah penulis tyang berjudul “PENGARUH PIKET TERHADAP PRESTASI SISWA SMAN 15 BANDUNG” meliputi; definisi, ciri – ciri, jenis - jenis, dan fungsi dari piket.
Piket dapat diartikan sebagai sekelompok orang atau regu yang melakukan tugas masing – masing menurut jadwal yang sudah ditentukan.
Jenis-jenis piket
a) Piket Kelas
b) Piket Guru
c) Piket Ronda
d) Piket Kantor
e) dll
Ciri – ciri Piket
a) Terbagi menjadi beberapa kelompok atau regu
b) Melakukan tugas masing – masing secara bergantian
c) Dilakukan secara rutin
d) Wajib dilaksanakan setiap kelompok piket sesuai jadwal yang sudah ditentukan.
Fungsi Piket Kelas
a) Meningkatklan rasa gotong royong
b) Menjadikan diri menjadi disiplin
c) Memahami aturan yang ada
d) Mencapai tujuan secara bersama – sama
e) Menciptakan ketertiban, keamanan, kebersihan, dan keindahan
Piket kelas di SMAN 15 Bandung dilaksanakan dari hari senin sampai jumat. Masing – masing siswa telah diberi jadwal sesuai yang ditentukan.
Permasalahan piket kelas di SMAN 15 Bandung yang kini sedang dihadapi yaitu kurang disiplin nya siswa untuk menjalankan piket kelas sehingga ruang kelas menjadi kotor dan menimbulkan ketidaknyamanan siswa saat pembelajaraan.
Dengan adanya piket kelas, maka siswa akan belajar lebih disiplin, tertib, dan menjaga lingkungan kelas agar tetap bersih, indah, dan nyaman. Siswa pun akan lebih bersemangat untuk belajar lebih giat lagi sehingga prestasi siswa pasti akan lebih meningkat.
Penyebab kurang nya minat siswa melaksanakan piket kelas adalah sebagai berikut:
a) Kurang tersedianya alat – alat kebersihan
b) Siswa seringkali malas
c) Kurangnya motivasi untuk melaksanakan piket kelas
d) Kurangnya kesadaran untuk menciptakan lingkungan yang bersih, indah, dan nyaman.
Akibat kurang nya minat siswa melaksanakan piket kelas adalah sebagai berikut:
a) Siswa menjadi kurang disiplin
b) Siswa menjadi kurang tertib
c) Lingkungan kelas menjadi tidak terawat
d) Lingkungan kelas menjadi kotor, tidak indah, dan tidak nyaman
e) Presetasi siswa menurun
Untuk meningkatkan kemauan siswa melaksanakan piket kelas adalah sebagai berikut:
a) Di sediakan nya alat – alat kebersihan yang lengkap
b) Memotivasi siswa untuk menciptakan lingkungan yang indah, bersih, dan nyaman
c) Di beri penghargaan bagi kelompok yang paling rajin dan paling bersih dalam melaksanakan piket kelas
d) Mengajak satu sama lain untuk melaksanakan piket kelas
Soal angket akan diberikan kepada kelas XI MIPA 1 dan XI MIPA 2 dikarenakan kelas XI MIPA 2 merupakan kelas dari penulis dan kelas XI MIPA 1 berdekatan dengan kelas XI MIPA 2 sehingga akan memudahkan penulis untuk memantau angket tersebut.
Jumlah soal yang akan diberikan penulis yaitu 20 soal.
Berikut uraian soal:
a) 5 Soal Permasalahan
b) 5 Soal Sebab
c) 5 Soal Akibat
d) 5 Soal Solusi
Penulis memilih bentuk soal ya / tidak karena akan lebih mudah bagi pengisi angket untuk menjawab angket tersebut.
Isi Soal
a) 5 Soal Permasalahan
No.
|
Pernyataan
|
Ya
|
Tidak
|
1.
|
Adanya piket kelas membuat saya nyaman saat belajar
| ||
2.
|
Saya selalu melaksanakan tugas piket kelas
| ||
3.
|
Kenyamanan belajar akan mempengaruhi prestasi saya disekolah
| ||
4.
|
Saya malas melaksanakan tugas piket kelas
| ||
5.
|
Prestasi saya menurun karenan suasana belajar yang tidak nyaman
|
b) 5 Soal Sebab
No.
|
Pernyataan
|
Ya
|
Tidak
|
1.
|
Kurang tersediana alat – alat kebersihan membuat saya malas piket
| ||
2.
|
Kurangnya motivasi membuat saya tidak semangat piket
| ||
3.
|
Saya kurang peduli terhadap lingkungan
| ||
4.
|
Saya menyadari pentingnya kebersiahn, keindahan, dan kenyamanan lingkungan
| ||
5.
|
Saya tidak mau berpartisipasi dalam piket kelas
|
c) 5 Soal Akibat
No.
|
Pernyataan
|
Ya
|
Tidak
|
1.
|
Saya menjadi kurang disiplin
| ||
2.
|
Saya menjadi kurang tertib
| ||
3.
|
Lingkungan kelas saya menjadi tidak terawat karena jarang piket
| ||
4.
|
Saya kurang nyaman saat belajar
| ||
5.
|
Saya kurang bersemangat belajar
|
d) 5 Soal Solusi
No.
|
Pernyataan
|
Ya
|
Tidak
|
1.
|
Ketersediaan alat – alat kebersihan yang lengkap membuat saya lebih rajin piket
| ||
2.
|
Di beri penghargaan atas partisipasi piket kelas membuat saya lebih bersemangat
| ||
3.
|
Adanya motivasi membuat saya lebih rajin piket
| ||
4.
|
Adanya ajakan dari teman membuat saya lebih rajin piket
| ||
5.
|
Saya harus sadar akan pentingnya kebersihan, keindahan, dan kenyamanan lingkungan
|
Bentuk Persen
Tabel data jumlah pilihan jawaban ya / tidak
Ya
|
Tidak
|
305
|
95
|
Total: 400
a) Bentuk persen yang memilih jawaban YA
76,25 %
b) Bentuk persen yang memilih jawaban TIDAK
23,75 %
Hasil Akhir ( Simpulan)
Jadi permasalahan piket kelas di SMAN 15 Bandung yang kini terjadi yaitu masih banyak siswa yang tdak melaksanakan piket kelas, siswa seringkali malas, suasana belajar yang tidak nyaman membuat prestasi siswa menurun. Penyebabnya yaitu kurang tersedianya alat kebersihan, kurangnya motivas untuk melaksanakan piket, kurangnya rasa peduli, kesadaran dan partisipasi siswa terhadap piket kelas. Akibatnya siswa menjadi kurang disiplin dan tertib, lingkungan kelas menjadi tidak terawat sehingga menimbulkan ketidaknyamanan dan semangat saat belajar. Sokusi nya yaitu ketersediaanalat-alat kebersihan yang lengkap, adanya penghargaan bagi yang selalu ikut berpartisipasi dalam melaksanakan piket kelas. Adanya motivasi dan ajakan daro orang sekitar juga menjadi factor pendukung agar siswa mau melaksanakan piket kelas, yang terutama adalah diberi bimbingan akan kesadaran dan kemauan siswa untuk menciptakan lingkungan yang bersih, indah, dan nyaman.
Kesimpulan
Piket kelas adalah sekelompok orang yang masing-masing melakukan tugas nya sesuai dengan jadwal yang sudah di tentukan untuk menciptakan kebersihan,keindahan,ketertiban,dan kenyamanan. Namun ada banyak permasalahan,salah satu nya adalah siswa malas piket yang disebabkan oleh banyak factor,yaitu kurangnya ketersediaan alat kebersihan,kurangnya motivasi,tidak adanya penghargaan dan ajakan,tidak adanya kepedulian serta kesadaran dan kemauan siswa untuk melaksanakan piket yang mengakibatkan siswa menjadi tak disiplin dan menjadi tidak tertib. Lingkungan kelas pun menjadi tidak terawat sehingga siswa menjadi kurang merasakan kenyamanan dan tidak adanya semangat saat belajar. Dari berbagai masalah di atas,dapat di ambil sebuah solusi yaitu dengan menyediakan alat-alat kebersihan yang lengkap,memberi motivasi,memberi penghargaan,dan ajakan dari teman yang ada di sekitar,adanya rasa kesadaran,kepedulian terhadap pentingnya melakukan piket demi menciptakan kebersihan,kenyamanan,dan keindahan di sekitar lingkungan kita.
Saran
1) Saran untuk siswa : tingkatkan kesadaran dan kemauan untuk melaksanakan piket kelas. Saling mengajak dan memotivasi satu sama lain di kelas agar menjadi lebih semangat melaksanakan tugas piket masing-masing.
2) Saran untuk guru : siswa sebaiknya di beri motivasi yang lebih,diajak dan di bimbing dan di awasi agar siswa dapat melaksanakan piket kelas sehingga terciptanya suasana nyaman saat belajar agar prestasi siswa SMAN 15 Bandung menjadi meningkat.
3) Saran untuk sekolah : bagi siswa yang lebih rajin dan kelas nya terlihat lebih bersih,sebaiknya agar diberi penghargaan sehingga lebih memacu keinginan siswa dalam melaksanakan piket sekolah dan juga akan lebih baik jika sekolah menyediakan alat kebersihan yang lengkap agar siswa dapat lebih rajin lagi.